Carameningkatkan kreativitas pada siswa. Pada dasarnya cara meningkatkan kreativitas pada siswa bisa dilakukan dengan menerapkan beberapa hal di bawah ini: 1. Berikan tugas kerajinan tangan. Tidak bisa dipungkiri memang, memberikan siswa tugas kerajinan tangan merupakan salah satu cara paling ampuh yang bisa dilakukan untuk meningkatkan
Metodeummi adalah sebuah metode atau cara praktis membaca Al-Qur‟an dengan baik dan benar. Dasar metode ummi adalah direct method (metode langsung tidak banyak penjelasan), repeatiiton (diulang-ulang) dan kasih sayang yang tulus (ummi foundation). Metode ummi adalah metode yang paling efektif dan menyenangkan karena dirumuskan oleh Para ahli
BuatSaluran yang Menyenangkan. Ciptakan pameran sains virtual atau kelompok membaca. dan informasi akan cara-cara yang membantu memberdayakan mereka dan para siswa untuk tetap termotivasi dan terlibat dalam pembelajaran. Saya harap tips dari komunitas pengajar kami ini dapat membantu Anda menciptakan lingkungan pembelajaran jarak jauh
Menjadiorang yang disenangi siapapun adalah hal yg menyenangkan, berusaha menjadi orang yang baik dan punya banyak teman. Jangan sampai kita malah jadi orang yang dibenci dan dijauhi. Tips Cara Menjadi Orang yang Menarik dan Menyenangkan Menjadi seseorang yang menarik gak gampang tapi juga gak susah kok, berikut 18 tips menjadi orang yang
alternatifmodel pembelajaran yang menarik dalam pembelajaran ruang kelas yang tradisional. Dengan model pembelajaran berbasis masalah, dosen menyajikan kepada mahasiswa sebuah masalah, bukan kuliah atau tugas. Sehingga mahasiswa menjadi lebih aktif belajar untuk menemukan dan menyelesaikan masalah.
Beberapacara membangun kerjasama tim yang bisa kamu lakukan, yaitu: 1. Tentukan tujuan bersama. Setelah tim terbentuk dan bersatu, tentukan tujuan bersama yang ingin dicapai. Langkah selanjutnya adalah memecah visi menjadi tujuan dan tugas yang lebih kecil serta dapat dikelola. Tentukan garis besar tugas, durasi mengerjakan tugas, dan tanggung
7ODZRR. Pada umumnya, sosok guru identik dengan penampilan rapi, kaku, dan disiplin ketat. Tak jarang pula profesi pahlawan tanpa tanda jasa ini dianggap membosankan. Bahkan, banyak juga anggapan bahwa guru cenderung membuat murid merasa segan, bahkan takut. Alhasil, jam istirahat dan pulang adalah yang paling dinanti karena suasana di kelas penuh ketegangan. Yuk ubah pandangan tersebut! Berikut ada 7 guru yang mempraktikkan metode pengajaran unik yang bisa dijadikan inspirasi. Simak yuk! 1. Membuat Peace Post Card Saara Suaib Hanafi, seorang guru Bahasa Inggris di SMP Al-Azhar 9 Bekasi berhasil menciptakan metode mengajar unik dan inovatif. Metode tersebut disebut dengan Peace Post Card. Peace Post Card adalah terobosan yang dilakukan Saara dalam dunia belajar di Indonesia. Setiap siswa diberikan kartu seperti kartu pos yang nantinya akan mereka tuliskan pesan perdamaian. Di sini, para siswa diajarkan untuk mampu menyampaikan pendapat. Kemudian hasilnya akan dipresentasikan dengan siswa di luar negeri melalui aplikasi Skype. Sungguh menarik sekali metode yang dibuat Saara ini. Saara Suaib Hanafi di Barcelona Sumber Berkat karya inovasi metode mengajar uniknya Saara juga berhasil mewakili Indonesia di Barcelona, Spanyol. Saara mengikuti Ajang Microsoft Global Education Forum pada Bulan Maret 2014. Di sana, Saara meraih juara learning tools yang dilombakan bersama 5 kelompok guru internasional lain. Saara sangat menyukai profesi guru karena dia berpikir bahwa hanya dengan menjadi guru dia bisa bermanfaat untuk orang lain. Dia ingin memberi inspirasi dari apapun bentuknya yang baik untuk para siswanya. 2. Simulasi Kesadaran Berkonstitusi Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan PKN sering kali dianggap remeh. Siswa merasa kebingungan, untuk apa sih belajar PKN? Mereka cukup pusing dengan banyaknya hafalan. Menurut Rahayuningsih, seorang guru di SMK Muhammadiyah 4 Surakarta, metode mengajar secara konvensional pelajaran PKN ini malah membuat siswa bosan. Berawal dari permasalahan itu, guru yang biasa dipanggil Yayuk ini membuat metode mengajar unik, yaitu Simulasi Kesadaran Berkonstitusi. Yayuk memberikan materi PKN yang berisi 37 pasal seperti bermain Monopoly. Namun, bedanya adalah kertas yang digunakan lebih besar ukurannya dan bisa ditempelkan pada papan tulis ukuran kecil. Siswa ada yang berperan sebagai fasilitator, narasumber, penonton, dan pemain. Hasilnya, siswa dapat menghafalkan isi kandungan pasal-pasal melalui kartu masalah dan kartu sanksi yang dibuat. Metode unik ini sudah diterapkan di sekolah tempatnya mengajar. Hebatnya, metode ini pun membawa dirinya menjadi Juara 1 Lomba Kreativitas Guru Tingkat Nasional pada tahun 2013. 3. Multimedia Interaktif Di zaman digital seperti sekarang ini, cocok sekali menerapkan metode mengajar berbasis multimedia. Nura Uma Annisa, guru Taman Kanak-kanak TK Al Azhar 22, Semarang berhasil menerapkan multimedia pembelajaran interaktif. Nura menghasilkan karya animasinya sendiri. Mulai dari pembuatan materi melalui merekam suaranya sendiri, pembuatan video, sampai dengan pembentukan gambarnya. Nura mengajar anak TK. Sumber Menurutnya, merekam suara dan video secara real akan meningkatkan minat belajar anak-anak TK yang kebanyakan masih sulit membaca. Suaranya pun dibuat layaknya anak kecil. Jika mengambil suara lain, kadang masih seperti suara orang dewasa. Melihat gambar nyata dan menirukan suara anak-anak bisa membuat siswanya lebih memperhatikan dan mudah menyerap pelajaran. Nura berhasil meraih penghargaan Nasional Inovatif Teacher 2011 dan Microsoft Innovation Challenging Contexts Asia Pasific Forum 2012, New Zealand. 4. Alat Peraga Matematika Matematika acapkali menjadi pelajaran yang ditakuti para siswa. Namun, Juli Eko Sarwono berhasil mengubah metode mengajarnya yang otoriter dan text book menjadi fun. Ia adalah seorang guru Matematika di SMP 19 Purworejo. Dulu, Juli menerapkan metode belajar yang membuat siswanya takut belajar mata pelajaran hitung-hitungan tersebut. Ia bahkan dikenal sebagai guru Matematika tergalak. Akan tetapi, Juli mengubah itu semua. Semua sebutan galak yang diberikan siswa pada dirinya sirna. Ia menerapkan metode belajar yang cukup unik dengan alat peraga, misalnya motornya. Motor tersebut dimasukkan ke kelas hanya untuk sebagai contoh dalam materi tabung dan lingkaran. Niat banget ya? Tapi, cara ini tidak sia-sia dilakukan karena membuatnya masuk nominasi Liputan 6 Award 2013. Nilai para siswa di sekolahnya pun meningkat dengan penerapan metode tersebut. 5. Mengingat unsur kimia melalui lagu Menghafal tabel periodik unsur yang dipenuhi huruf dan angka memang tidak mudah. Hal ini terkadang membuat siswa jadi keburu malas. Nah, untuk menyiasatinya, salah seorang guru di luar negeri membuat jembatan keledai untuk mempermudah siswanya dalam menghafal. Ia menggunakan lirik lagu Bad Romance milik Lady Gaga untuk menyusun tabel periodik unsur. Wah, kreatif sekali, bukan? Rumus kimia yang dibuat seperti lagu lady gaga. Sumber Bagi para pengajar Kimia di Indonesia, cara mengajar unik ini patut dicoba lho. Malahan, kreativitas para pengajar pun akan terasah karena membuat jembatan keledai. Tidak ada salahnya untuk mengubah metode mengajar yang terlalu serius menjadi lebih fun. Itu semua dilakukan demi menumbuhkan kecintaan para siswa terhadap pelajaran Kimia. 6. Mengajar dengan Meme Mengajar dengan meme. Sumber Apa yang terpikir oleh Anda mengenai meme? Pasti langsung teringat dengan 9gag atau 1cak. Biasanya, meme ini banyak digemari sebagai hiburan karena gambar dan kata-katanya yang membuat kita tertawa dan geleng kepala. Nah, ada seorang guru yang memanfaatkan meme ini untuk mengajar. Salah satunya contohnya yaitu gambar di atas, untuk menjelaskan sifat-sifat cairan, ia menggunakan meme kucing sebagai sarana. 7. Membuat Rumus di Tangan Seorang dosen Kimia bernama Zoe Waller, Universitas East Angelia, Inggris menggunakan kulitnya untuk mengajar tentang obat-obatan dan rangkaian molekul. Kulitnya menderita kelainan yang disebut merupakan kondisi di mana bila menggembung akan memunculkan ruam gatal pada kulit. Dermatographia terjadi saat sel di bawah permukaan kulit melepaskan senyawa kimia histamin, meski di bawah tekanan paling ringan. Akan tetapi, penyakit yang dideritanya justru membuat Zoe berinisiatif melakukan metode mengajar unik tersebut. Mahasiswanya harus mempelajari 100 jenis obat setiap hari. Ia pun akan menggambarkan obat baru yang akan dipelajari di kulitnya. Mengajar dengan menggambarkan di kulit. Sumber Akan tetapi, untuk metode mengajar satu ini, tidak semua guru bisa melakukannya. Alternatif yang bisa dilakukan jika ingin mengikuti metode unik tersebut bisa diganti dengan menempelkan kertas yang sudah di gambar rumus-rumus Kimia. Itulah beberapa metode mengajar unik yang dilakukan oleh guru-guru di dunia. Mereka melakukan itu semua hanya agar para muridnya bisa menyukai dan tidak merasa bosan belajar. Metode mengajar unik seperti apa yang pernah Anda lakukan? Yuk berbagi di kolom komentar. Siapa tahu bisa jadi inspirasi bagi guru lain. Cheers! DNI/TN.
Solusi terbaik yang ada saat ini adalah dengan memperbaiki cara mengajar online agar terasa lebih efektif dan menyenangkan. Bagi para guru dan pihak penyelenggara pendidikan, berbagai tips berikut dapat dicobaAkhir-akhir ini, makin banyak pihak yang menyadari bahwa mengajar online jauh lebih menguntungkan ketimbang mengajar tatap muka. Manfaatnya bukan hanya dirasakan oleh pihak penyelenggara pendidikan dan para guru saja, namun juga para kebutuhan transportasi dan fasilitas ruang kelas, biaya pendidikan dapat dipotong secara signifikan. Hilangnya aspek jarak membuat program belajar lebih terjangkau bagi para pihak yang lokasinya berjauhan. Selain itu, setiap peserta kelas juga bisa lebih merasa aman dan nyaman di rumah penting menjadi perhatian pihak guru dan penyelenggara adalah bagaimana membuat kelas terasa menyenangkan dan materi dapat tersampaikan secara efektif. Berikut adalah beberapa tips yang bisa dipertimbangkanBanyak pengajar asal memilih platform dengan berpedoman "yang penting online". Padahal, jalannya kelas bisa sangat terpengaruh oleh fitur dan kualitas platform itu contoh, pada awal pandemi, sebagian besar sekolah hanya menggunakan video-call whatsapp saat mengajar online. Pilihan ini rupanya cukup menyulitkan karena guru tidak memiliki kendali atas para murid. Belum lagi, berbagai keperluan dalam menyampaikan materi pun tidak mudah, misalnya file sharing, moderasi diskusi, dan presentasi. Agar prosesnya optimal, pastikan untuk memilih platform yang khusus dirancang untuk kegiatan belajar mengajar online. Platform seperti ini umumnya memiliki banyak fasilitas yang memudahkan pengajar mengoperasikan jalannya kelas secara lebih efektif dan Dengan MatangTentunya, ada banyak hal yang harus direncanakan dan diatur sejak sebelum kelas dimulai. Misalnya adalah beberapa hal sebagai berikutMateri yang ingin diajarkanPerangkat dan berbagai alat penunjang yang akan digunakanSetting spot tempat melaksanakan kelas letak meja, kursi, alat penunjang, dan hiasanSumber internet utama dan cadanganRencana manajemen waktu selama kelasSelain melakukan persiapan, pengajar juga bisa melakukan simulasi. Hal ini bisa membantu mendeteksi kendala yang mungkin timbul nantinya, sehingga bisa diantisipasi sejak guru tersebut juga perlu mempersiapkan diri dengan baik. Selain mempersiapkan mental untuk menghadapi kelas, guru juga perlu memastikan penampilannya rapi dan percaya Media PengajaranKelas yang hanya kegiatannya hanya diisi oleh guru yang terus berbicara dari awal sampai akhir tentu akan sangat membosankan, sehingga pelajarannya tidak tersampaikan. Agar lebih menarik dan mudah diikuti, cobalah membuat materi dengan berbagai bentuk, misalnya video, power point, kuis, demonstrasi langsung menggunakan alat peraga, masalah jika medianya cukup sederhana karena keterbatasan budget, yang penting konsepnya cukup menarik. Tim penyelenggara kelas bisa mencari inspirasi melalui internet agar tidak kehabisan InteraksiDi kelas offline saja, murid pasti akan bosan jika disuruh duduk diam dan mendengarkan saja. Di kelas online, tantangan mencegah murid bosan ini tentu menjadi lebih berat lagi bagi tim adalah dengan memperbanyak keterlibatan murid dalam proses belajar mengajar online. Misalnya, guru bisa lebih sering membuka sesi diskusi atau tugas yang dikerjakan bersama selama kelas berlangsung. Pancing murid untuk lebih banyak bertanya atau mengutarakan pendapat, karena interaksi semacam ini akan lebih meningkatkan fokus dan kemampuan mereka dalam menyerap RekamanTidak semua murid cukup beruntung memiliki koneksi internet dan hardware yang memadai untuk mengikuti kelas online dengan lancar dari awal sampai akhir. Oleh sebab itu, pihak pengajar harus dapat memfasilitasi murid-murid yang kurang beruntung dengan hal tersebut. Salah satu solusi yang efektif adalah dengan merekam kelas secara utuh dari awal sampai akhir, dan memastikan semua murid mendapatkan akses untuk rekaman memudahkan murid yang tidak bisa online saat kelas berlangsung, adanya rekaman juga memungkinkan murid untuk mengulang kembali pelajaran jika dirasa kurang paham. Murid yang sudah ikut kelas namun belum terlalu paham juga bisa mengulangi pelajarannya dengan memutar kembali rekaman tersebut. Sementara bagi tim pengajar, video ini bisa dijadikan bahan untuk melakukan Peraturan BersamaAjak murid untuk bisa tertib selama kelas berlangsung agar tercipta suasana yang kondusif untuk belajar dan mengajar. Beberapa peraturan yang penting diterapkan saat kelas online antara lain mematikan microphone saat belum giliran berbicara, kapan boleh mematikan video, kapan dan bagaimana boleh meninggalkan tempat, dan kesepakatan bersama ini, murid akan merasa lebih dihargai dan bertanggung jawab dalam menjaga keteraturan kelas. Ingatkan dengan lembut namun tegas bila ada murid yang melanggarnya, baik sengaja maupun terhadap Kondisi SiswaKetika mengajar online, banyak guru yang luput memperhatikan muridnya karena tidak berada pada lokasi yang sama. Padahal, murid bisa saja mengalami kendala seperti kurang paham materinya, tidak memperhatikan guru, bermasalah dengan jaringan, dan lain harus lebih jeli memperhatikan kondisi siswa. Maka, pastikan untuk memperhatikan screen setiap murid setiap beberapa waktu. Jika ditemukan suatu kendala, usahakan untuk mencari solusinya sesegera mungkin. Minimal, beri dukungan dan perhatian agar murid tidak merasa Feedback dari Murid dan Orang TuaPastikan untuk meminta kritik dan saran dari para murid. Jika muridnya masih anak-anak, minta jugalah feedback dari para orang tua. Feedback ini dapat dijadikan bahan evaluasi bagi tim pengajar agar bisa meningkatkan kualitas di kelas-kelas penyelenggara pendidikan sebaiknya jangan sekedar menunggu inisiatif murid/orang tua untuk memberi feedback. Sebaliknya, justru bersikaplah proaktif. Banyak pihak sekolah yang terbukti bisa berhasil menghadirkan cara mengajar online yang efektif dan menyenangkan. Bahkan, tak sedikit pula lembaga pendidikan yang menawarkan kelas online secara permanen karena kualitas pengajaran mereka yang tak kalah dibanding dengan kelas konvensional. Hal ini dapat disimpulkan bahwa kelas daring pun memiliki potensi yang bagus untuk terus dikembangkan dan dipraktekkan meskipun pandemi sudah berakhir Belajar Mengajar dalam Kelas OnlineSetiap Senin sampai Jumat guru pergi ke kelas, baik secara online maupun secara langsung, untuk mengajar siswa. Ibarat perang, diperlukan suatu strategi agar kegiatan belajar mengajar dapat berhasil yaitu siswa dilibatkan dan hasil belajarnya baik. Tanpa strategi belajar mengajar yang efektif, siswa tidak akan berpartisipasi aktif dalam pembelajaran dan tidak mengherankan jika hasil belajar mereka buruk. Tentu kita tidak ingin hal ini terjadi bukan?Selanjutnya dalam konteks kelas online di masa pandemi ini, diperlukan strategi belajar mengajar khusus karena sangat berbeda dengan pembelajaran tatap muka. Bagaimana strategi belajar mengajar di kelas online? Berikut telah kami jelaskan secara rinci bagaimana guru harus membuat dan membangun strategi belajar mengajar yang efektif agar dapat mensukseskan kelas online pada masa pembelajaran dari rumah Senin hingga Jumat guru pergi ke ruang kelas, baik daring maupun langsung, untuk mengajar murid. Ibarat peperangan, perlu strategi agar kegiatan belajar mengajar bisa berhasil, yakni murid terlibat dan hasil belajarnya baik. Tanpa strategi belajar mengajar yang efektif, murid tidak akan berpartisipasi aktif dalam pembelajaran dan tidak heran jika hasil belajar mereka pun buruk. Tentu kita tidak ingin hal ini terjadi, bukan?Lebih lanjut, dalam konteks kelas online di masa pandemi ini, dibutuhkan strategi belajar mengajar khusus karena sangat berbeda dengan pembelajaran tatap muka. Bagaimanakah strategi belajar mengajar dalam kelas online? Di artikel berikut ini, akan dijelaskan secara lengkap bagaiamana guru harus membuat dan membangun strategi belajar mengajar yang efektif agar bisa mensukseskan kelas online di masa belajar dari rumah ini. Simak Strategi Belajar MengajarStrategi belajar mengajar merupakan sekumpulan cara-cara yang digunakan guru untuk dapat melaksanakan KBM kegiatan belajar mengajar. Guru saat lulus sarjana kependidikan, seharusnya sudah mempelajari mengenai strategi belajar mengajar dalam mata kuliah pedagogi. Tetapi, memang daripada pembelajaran di kelas kuliah, guru lebih banyak belajar mengenai strategi pembelajaran dari pengalaman langsung di kelas atau melihat contoh kelas belajar mengajar jika dibayangkan, adalah sebagai berikut. Bayangkan seorang guru bernama Adi, misalkan, yang baru lulus sarjana kependidikan dan akan mengajar di suatu sekolah swasta di Jakarta secara online. Bagaimana strategi Adi?Misalnya, strategi Adi dalam melakukan kegiatan belajar mengajar secara online 1 menggunakan aplikasi digital agenda untuk monitoring penugasan, 2 rutin berdiskusi dengan orang tua tiap awal semester, serta 3 menaruh semua materi pelajaran dalam satu wadah penyimpanan Penerapan Strategi Belajar MengajarSetiap kelas memiliki konteks yang unik. Ini dipengaruhi oleh keadaan sekolah, keadaan murid, dan keadaan guru. Jika guru tidak melakukan penyesuaian strategi belajar mengajar sesuai dengan konteks tersebut, maka proses kegiatan belajar mengajar tidak akan berlangsung dengan efektif dan contoh, dalam kasus di atas, Adi memberlakukan penggunaan aplikasi digital agenda untuk monitoring penugasan. Strategi ini harus didasari dengan sebuah asumsi keadaan setiap murid memiliki perangkat, entah itu smartphone, tablet, atau laptop, baik milik sendiri atau milik keluarga yang bisa dipinjam. Jika tidak, maka strategi tersebut malah akan menyulitkan murid dan orang tua, bukan mendukung karena itu, penting bagi guru menyesuaikan strategi belajar mengajarnya dengan konteks kelas yang diajarnya. Dengan demikian, kelas online yang diikuti guru dan murid bisa berjalan dengan lancar. Tentu inilah yang menjadi keinginan guru dan murid, bukan?Strategi vs Metode vs PendekatanStrategi, metode, dan pendekatan adalah tiga hal yang berbeda. Payung yang paling besar adalah pendekatan, setelah itu, dan yang paling kecil atau spesifik adalah metode. Lantas, bagaimanakah detail perbedaan dari ketiganya?Pendekatan adalah gambaran besar bagaimana proses pembelajaran akan berlangsung, dari awal hingga akhir. Contoh dari pendekatan adalah pendekatan pembelajaran berbasis proyek. Dalam pendekatan pembelejaran berbasis proyek, 1 guru diharuskan untuk berkolaborasi dengan guru mata pelajaran lain untuk membangung proyek yang trans atau interdisiplin. Selain itu, 2 proyek dijadikan media utama pembelajaran yang akan menjadi hasil dari pembelajaran adalah sekumpulan cara yang diterapkan oleh guru dalam mendukung murid belajar secara efektif dan efisien. Contoh dari strategi adalah seperti yang dijelaskan di awal artikel, yakni 1 penggunaan aplikasi pembelajaran, 2 rutin berkomunikasi dengan orang tua, serta 3 memanfaatkan wadah penyimpanan online untuk menaruh bahan adalah cara yang digunakan oleh guru untuk menyampaikan materi pelajaran untuk murid. Contoh-contoh metode seperti 1 ceramah, dimana penyampaian materi bersifat dua arah, 2 diskusi atau tanya jawab, dimana penyampaian materi terjadi dalam dua arah, serta 3 permainan digital edukatif, dimana penyampaian materi diberikan menggunakan permainan online, tetapi yang bersifat edukatif Perubahan Strategi Belajar Mengajar dalam Kelas OnlineTerdapat perbedaan strategi belajar mengajar dalam kelas online dan kelas tatap muka secara langsung offline. Dalam strategi belajar mengajar offline, murid tidak wajib memiliki smartphone, tablet, atau komputer. Tetapi, beda halnya dalam kelas online, setidaknya murid diwajibkan memiliki salah satu dari ketiganya, atau paling tidak ada perangkat milik keluarga yang bisa dipinjam tiap satu masalah yang terjadi dalam kelas online adalah guru membawa strategi belajar mengajar yang lama, yakni offline. Dampaknya terjadi ketidaksesuaian antara apa yang diberikan guru dengan apa yang menjadi kebutuhan murid. Sebagai contoh, di kelas 5 SD, mungkin guru sering memberikan handout ketika belajar offline. Ini akan menyulitkan murid jika harus ke sekolah untuk mengambil handout yang diberikan Belajar OnlineSelanjutnya, strategi belajar online adalah strategi yang bisa diterapkan oleh guru untuk dapat menolong murid belajar secara efektif dan efisien di rumah. Jadi, strategi belajar online adalah untuk murid, bukan untuk guru, tetapi ia diajarkan oleh membutuhkan strategi belajar online karena selama di rumah, mereka bisa saja menemui banyak kendala, baik yang bersifat personal maupun teknis. Dampaknya yang pasti mereka tidak akan mengikuti proses pembelajaran di kelas online dengan maksimal. Ini tentu sangat disayangkan, bukan?Oleh karena itu, 2 strategi belajar online berikut dapat diterapkan1 Membangun kebiasaan yang baik; ini adalah kunci utama dari belajar online, segala sesuatu ada waktunya, yakni ada waktu untuk makan, mandi, belajar, serta mengembangkan hobi. Jika ini kacau, maka tidak akan ada waktu untuk belajar dengan fokus.2 Menggunakan bantuan smartphone atau aplikasi dalam mencatat batas pengumpulan dari setiap penugasan yang diberikan guru, baik itu latihan, formatif, dan sumatif. Ini penting karena setiap penugasan yang diberikan guru memberikan kesempatan untuk belajar juga, tidak hanya dari materi yang dijelaskan oleh Mengajar OnlineJika strategi belajar online dikhususkan untuk murid dengan diajarkan oleh guru, strategi mengajar online adalah untuk guru yang akan dirasakan oleh murid. Strategi mengajar online adalah cara-cara yang digunakan oleh guru untuk mewujudkan kelas online yang efektif dan satu masalah yang terjadi dalam kelas online adalah guru menggunakan cara-cara lama dalam mengajar secara daring. Apa dampaknya? Murid bukannya belajar, tetapi malah kesulitan dalam mengikuti proses pembelajaran dari rumah. Oleh karena itu, 3 strategi mengajar online yang dapat dicoba guru dalam konteks kelas online adalah sebagai berikut1 Maksimalkan penggunaan aplikasi pembelajaran. Aplikasi pembelajaran dapat menolong membangun kelas yang interaktif dan menyenangkan. Ini sangat baik dalam membangun keterlibatan dan harapannya juga hasil belajar murid. Alih-alih hanya memberikan soal-soal online kepada murid, guru dapat mengemasnya dalam sebuah kuis online yang interaktif atau bisa juga dikemas dalam permainan digital edukatif. Sangat seru, bukan?2 Gunakan beragam aktivitas. Dalam 1 jam sesi pembelajaran, tentu akan sangat membosankan jika guru hanya menyiapkan satu aktivitas pembelajaran. Dalam kelas online, guru dapat menyiapkan minimal 3 aktivitas, yakni aktivitas pembuka, aktivitas utama, dan aktivitas penutup. Di aktivitas pembuka, guru bisa mengajak murid menononton video menarik. Di aktivitas utama belajar materi, dan aktivitas penutup berefleksi.3 Membangun komunikasi dengan orang tua dan murid. Dalam belajar online, murid dipantau perkembangan belajarnya oleh orang tua di rumah. Tetapi, kendalanya adalah biasanya orang tua juga sibuk bekerja di rumah. Oleh karena itu, guru butuh untuk mengkomunikasikan perkembangan belajar murid secara rutin baik kepada orang tua maupun murid. Hendaknya hal ini diutamakan bagi murid-murid yang membutuhkan banyak bimbingan dari Strategi Belajar Mengajar yang Tidak EfektifStrategi belajar mengajar yang tidak efektif adalah strategi belajar mengajar yang tidak mendukung pembelajaran bisa berjalan dengan lancar. Sebagai contoh, dalam menggunakan suatu aplikasi pembelajaran, guru perlu mempertimbangkan apakah murid harus login menggunakan email agar bisa menggunakan aplikasi tersebut. Jika hal ini lewat dari perhatian guru, bisa jadi nanti waktu pembelajaran dihabiskan untuk kendala teknis login email karena itu, sebelum guru mencoba suatu strategi belajar mengajar, dalam hal penggunaan aplikasi pembelajaran, misalnya, guru perlu mencobanya secara berulang-ulang terlebih dahulu sebelum menerapkannya di kelas. Hal ini sangat penting agar guru memahami kendala-kendala apa saja yang mungkin akan dialami oleh murid sehingga guru dapat memberikan solusi langsung bagi murid yang menanyakan jika menemui kendala-kendala lain, jika guru memutuskan untuk mengadakan eksperimen yang dilakukan di rumah murid masing-masing. Misalnya, pada eksperimen rangakaian listrik sederhana, jika guru tidak membuat rangkaian listrik terlebih dahulu, guru tidak akan mengerti kendala apa yang dialami murid ketika memotong kabel, memasang kabel, memasang lampu, atau menyambungkan sakelar. Jika hal ini terjadi, guru tidak akan dapat membantu murid secara jarak Aplikasi PembelajaranPenggunaan aplikasi pembelajaran adalah salah satu strategi belajar mengajar yang bisa digunakan oleh guru selama masa belajar online ini. Adapun manfaat aplikasi pembelajaran adalah untuk meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar murid. Ini artinya, dengan menggunakan aplikasi pembelajaran, murid bisa berpartisipasi lebih aktif dalam kegiatan yang didesain guru dan nilai mereka pun akan meningkat jika menggunakan aplikasi satu aplikasi pembelajaran berkualitas yang dapat dicoba guru adalah Teachmint. Apa saja manfaat dari aplikasi Teachmint? Dengan menggunakan aplikasi ini guru dapat1 Mengelola semua kelas yang diajar, 2 membuat kuis & tes secara otomatis, 3 melaksanakan dan merekam kelas online sinkronus, 4 membagikan rekaman video pembelajaran, bahan pelajaran, dan catatan secara daring, 5 membagikan pekerjaan rumah kepada murid, 6 mengirimkan pengingat, tugas, dan tes pilihan ganda, 7 mengajar secara efektif dengan berbagi layar & menggunakan papan tulis, 8 mengobrol dengan murid, 9 absensi otomatis, dan banyak lagi!Harapannya artikel ini dapat menolongmu dalam menentukan strategi belajar yang efektif untuk kelas onlinemu ya. Jika artikel ini bermanfaat, silahkan bagikan juga kepada teman-teman guru lain yang membutuhkan. Jika ada hal yang membingunkan, silahkan taruh di kolom komentar. Salam strategi belajar mengajar efektif!
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama teknologi informasi, menyebabkan arus informasi menjadi cepat dan tanpa batas. Hal ini berdampak langsung pada berbagai bidang kehidupan, tanpa kecuali bidang pendidikan. Lembaga pendidikan sebagai bagian dari sistem kehidupan telah berupaya mengembangkan struktur kurikulum, sistem pendidikan, dan metode pembelajaran yang efektif dan efisien untuk meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas Sudjatmiko,2003. Untuk menghadapi perubahan tersebut dibutuhkan pendidikan yang meberikan kecakapan hidup life skill, yaitu memberikan keterampilan dan keahlian dengan kompetensi tinggi. Dengan dimilikinya life skill diharapkan nantinya peserta didik dapat betahan dalam suasana yang selalu akan berubah dan berkembang. Dengan adanya latar belakang di atas, maka perlu sebuah pembahasan secara mendalam dengan mengembangkan perangkat pembelajaran yang bercirikan model pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan PAIKEM. dalam mengatasi permasalahan pembelajaran biologi yang terjadi di sekolah-sekolah pada umumya. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang di atas maka masalah yang diajukan dalam makalah ini adalah 1. Apa yang dimaksud dengan model pembelajaran PAIKEM? 2. Bagaimanakah pemahaman proses belajar mengajar IPS dengan memakai model pembelajaran PAIKEM? Tujuan Masalah 1. Untuk mengetahui pengertian model pembelajaran PAIKEM 2. Untuk mengetahui pemahaman proes belajar mengajar IPS dengan memakai model pembelajaran PAIKEM BAB II Pembahasan Pengertian PAIKEM dan Penerapannya PAIKEM adalah singkatan dari Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan. Aktif dimaksudkan bahwa dalam proses pembelajaran guru harus menciptakan suasana sedemikian rupa sehingga siswa aktif bertanya, mempertanyakan, dan mengemukakan gagasan. Secara garis besar, PAIKEM dapat digambarkan sebagai berikut 1. Siswa terlibat dalam berbagai kegiatan yang mengembangkan pemahaman dan kemampuan mereka dengan penekanan pada belajar melalui berbuat. 2. Guru menggunakan berbagai alat bantu dan berbagai cara dalam membangkitkan semangat, termasuk menggunakan lingkungan sebagai sumber belajar untuk menjadikan pembelajaran menarik, menyenangkan, dan cocok bagi siswa. 3. Guru mengatur kelas dengan memajang buku-buku dan bahan belajar yang lebih menarik dan menyediakan pojok baca’ 4. Guru menerapkan cara mengajar yang lebih kooperatif dan interaktif, termasuk cara belajar kelompok. 5. Guru mendorong siswa untuk menemukan caranya sendiri dalam pemecahan suatu masalah, untuk mengungkapkan gagasannya, dan melibatkam siswa dalam menciptakan lingkungan sekolahnya. PAIKEM diperlihatkan dengan berbagai kegiatan yang terjadi selama KBM. Pada saat yang sama, gambaran tersebut menunjukkan kemampuan yang perlu dikuasai guru untuk menciptakan keadaan tersebut. Berikut adalah tabel beberapa contoh kegiatan KBM dan kemampuan guru yang besesuaian. Pembelajaran IPS Model Pembelajaran Langsung Model pengajaran langsung banyak diilhami oleh teori belajar sosial yang sering disebut belajar melalui observasi. Secara umum, pengetahuan dapat dibedakan menjadi dua, yaitu pengetahuan deklaratif dan pengetahuan prosedural. Pengetahuan deklaratif itu adalah pengetahuan tentang sesuatu. Sedangkan pengetahuan prosedural adalah pengetahuan tentang bagaimana melakukan sesuatu. Dalam menerapkan pengajaran langsung, pengetahuan yang disampaikan kepada siswa perlu disederhanakan, baik pengetahuan deklaratif maupun prosedural. Model Pembelajaran Kooperatif Cooperative Learning Model pembelajaran kooperatif ini cukup penting karena siswa dapat belajar dengan cara bekerja sama dengan temannya. Anggota kelompok yang lebih mampu dapat menolong temannya yang kurang mampu. Setiap anggota kelompok tetap memberi sumbangan pada prestasi kelompok. Dan yang lebih penting semua anggota kelompok dapat bersosialisasi dengan anggota kelompok lainnya sehingga hal ini akan melatih keterampilan sosial siswa dalam bermasyarakat. Model Pengajaran Berdasarkan Masalah Problem Base Instruction Ciri khusus dalam model ini yaitu adanya pengajuan pertanyaan dan masalah, berfokus pada keterkaitan antar disiplin ilmu, penyelidikan autentik, menghasilkan produk/karya, dan adanya kerjasama. Masalah autentik adalah masalah yang terdapat dalam kehidupan sehari-hari dan bermanfaat secara langsung jika ditemukan penyelesaiannya. Sedangkan masalah akademik adalah masalah yang muncul akibat pengaruh dari suatu masalah sehingga memunculkan masalah lainnya. Misalnya bagaimanakah pengaruh kenaikan harga BBM terhadap harga-harga bahan-bahan pokok? Model Belajar Melalui Penemuan Inkuiri Bruner yang mempelopori model pembelajaran penemuan ini meyakini bahwa model penemuan ini akan merangsang siswa untuk melakukan penyelidikan sehingga menemukan sesuatu. Misalnya guru menyajikan topik kepada siswa tentang peristiwa-peristiwa yang memancing pro-kontra atau konflik kognitif, sehingga motivasi dan rasa ingin tahu siswa terpancing. Model pembelajaran penemuan lebih cocok untuk menanamkan konsep-konsep yang dapat ditemukan melalui percobaan dan penyelidikan. Pendekatan dalam Pembelajaran IPS Pendekatan pembelajaran merupakan landasan sikap dan persepsi guru tentang bagaimana kegiatan pembelajaran akan dilaksanakan. Landasan sikap dan persepsi guru ini akan menjadi dasar bagi tindakan guru dalam melaksanakan aktifitas proses pembelajaran. Pendekatan-pendekatan pembelajaran IPS yang bisa menjadi landasan sikap dan persepsi tersebut, sebagai berikut A. Pendekatan lingkungan Dalam pendekatan lingkungan, IPS sebagai mata pelajaran yang membelajarkan siswa untuk bermasyarakat, perlu memperhatikan lingkungan sebagai topik kajian, baik lingkungan sosial budaya maupun lingkungan fisik. Pendekatan ini bisa diawali dari lingkungan siswa yang paling dekat yaitu keluarga, untuk menanamkan nilai moral dan aktifitas bermasyarakat. Guru perlu mencermati lingkungan sebagai aspek yang berperan dalam membentuk perilaku siswa, seperti lingkungan kauman, lingkungan perdagangan, lingkungan pertanian dsb. B. Pendekatan konsep Pendekatan konsep menekankan bahwa pemahaman konsep sangat mempengaruhi perilaku siswa. Konsep tentang keadilan, kesejahteraan, demokrasi, kerjasama, tanggung jawab, dsb. merupakan konsep-konsep yang harus dipahami siswa, bukan sekedar diketahui atau dihafalkan. Pemahaman ini akan membimbing siswa untuk bisa menghayati yang pada akhirnya mampu mengamalkan dalam perilaku sehari-hari. C. Pendekatan inkuiri Pendekatan Inkuiri diawali dengan suatu pertanyaan atau permasalahan yang mengajak siswa untuk ikut berfikir dalam memecahkan permasalahan. Dalam proses inkuiri, akan tumbuh dan berkembang secara spontan rasa ingin tahu dan berpartisipasi dalam pemecahan masalah melalui tanya jawab yang didesain oleh guru. Dalam kegiatan berinkuiri bisa menghasilkan suatu gagasan, ide, solusi, atau menemukan sesuatu yang di carinya. D. Pendekatan keterampilan proses Pendekatan keterampilan prose bertujuan menumbuhkan keterampilan yan berkaitan dengan sutu proses tertentu yang perlu dilatihkan. Menanamkan perilaku tertentu biasanya perlu dilatih dan dibiasakan sehingga nanti akan muncul perilaku yang diharapkan dalam bermasyarakat. Keterampilan proses bisa dimulai dari mencari informasi sampai nanti bisa menginformasikannya. Sumber-sumber menumbuhkan keterampilan proses dalam pembelajaran IPS antara lain peta, globe, gambar atau foto, grafik, diagram dsb. E. Pendekatan pemecahan masalah Pendekatan pemecahan masalah, akan mengenalkan siswa pada masalah-masalah dalam kehidupan di masyarakat. Misalnya masalah lingkungan hidup yang tidak bersih, tata tertib di sekolah yang belum dipatuhi, masalah narkoba, kenakalan remaja, kemiskinan dan sebagainya, bisa kenalkan pada siswa dan untuk mengungkap bagaimana respon siswa terhadap permasalahan yang ada dalam masyarakat. F. Pendekatan induktif-deduktif Pendekatan induktif , diawali dari mengemukakan kenyataan-kenyataan yang ada di dalam masyarakat berikut fakta dan datanya. Guru dapat mengangkat contoh-contoh kongkrit, dan kenyataan yang ada di dalam masyarakat, kemudian ditarik generalisasinya dari fakta dan data tersebut menjadi sebuah konsep. Misalnya tentang kemiskinan, korupsi, lapangan pekerjaan, kesejahtaraan dsb. Pendekatan deduktif, diawali dari konsep-konsep yang telah dipahami oleh siswa kemudian dicarikan contoh-contoh fakta dan data pendukungnya di masyarakat. Pendekatan induktif dan deduktif menjadi saling menunjang untuk menanamkan konsep pada siswa. Untuk siswa Sekolah Dasar, pembelajaran bisa dimulai dari yang kongkrit menuju abstrak, dari yang sederhana menuju kompleks, dari yang mudah menuju sulit dan dari yang dekat menuju ke yang jauh. G. Pendekatan nilai Pendekatan nilai, dikembangkan untuk menumbuhkan sikap dan toleransi siswa dalam berperilaku dimasyarakat, menumbuhkan kepekaan dan rasa tanggung jawab sosial dengan didasari oleh pengetahuan dan keterampilan sosial. Sikap demokratis dan semangat bekerjasama maupun berkompetisi perlu ditumbuhkan sejak dini. H. Pendekatan komunikatif Pendekatan komunikatif, mengutamakan efektifitas komunikasi guru dan siswa. Pendekatan ini memperhatikan tingkat kematangan kognitif siswa dan sekuensial materi atau istilah bahasa yang digunakan guru adalah bahasa yang dapat dimengerti dan dipahami oleh siswa. Bahasa dan istilah-istilah yang digunakan guru haruslah dimengerti dan dipahami sehingga tidak terjadi miskonsepsi atau salah pengertian. I. Pendekatan kesejarahan Pendekatan kesejarahan, mengungkap peristiwa masa lalu yang bisa dijadikan contoh baik maupun tidak baik bagi siswa, sehingga siswa bisa mengambil makna dan hikmahnya dari peristiwa masa lalu tersebut. Belajar dari nilai-nilai sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam mencapai kemerdekaan maupun peristiwa-peristiwa lain dimasa lalu perlu dikembangkan untuk menjadi contoh pengalaman dan pedoman bagi masa mendatang. J. Pendekatan tematik Pendekatan tematik, dikembangkan untuk memberikan wawasan siswa yang komprehensif terhadap tema yang ditampilkan. Misalnya tema lingkungan hidup, hasil pembangunan, demokratisasi dan sebagai bisa dikembangkan pada pemahaman siswa yang lebih komprehensif. Pendekatan-pendekatan tersebut bisa dipilih dan diterapkan guru dengan pengemasan rencana pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan PAIKEM . Hal ini sesuai dengan UUSPN No. 20 / 2003 yang mengisaratkan bahwa pembelajaran harus dilaksanakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberi ruaang yang cukup bagi prakasa, kreatifitas dan kemandirian, sesuai dengan bakat, minat dan perkembangan fisik Pembelajaran IPS A. Pembelajaran yang aktif Pembelajaran yang aktif ialah pembelajaran yang lebih berpusat pada peserta didik student centered daripada berpusat pada guru teacher centered. Untuk mengaktifkan peserta didik, kata kunci yang dapat dipegang guru adalah adanya kegiatan yang dirancang untuk dilakukan siswa baik kegiatan berpikir minds-on dan berbuat hands-on. Fungsi dan peran guru lebih banyak sebagai fasilitator. B. Pembelajaran yang inovatif Pembelajaran inovatif bisa mengadaptasi dari model pembelajaran yang menyenangkan. Learning is fun merupakan kunci yang diterapkan dalam pembelajaran inovatif. Jika siswa sudah menanamkan hal ini di pikirannya tidak akan ada lagi siswa yang pasif di kelas, perasaan tertekan dengan tenggat waktu tugas, kemungkinan kegagalan, keterbatasan pilihan, dan tentu saja rasa bosan. Membangun metode pembelajaran inovatif sendiri bisa dilakukan dengan cara diantaranya mengakomodir setiap karakteristik diri. Artinya mengukur daya kemampuan serap ilmu masing-masing orang. Contohnya saja sebagian orang ada yang berkemampuan dalam menyerap ilmu dengan menggunakan visual atau mengandalkan kemampuan penglihatan, auditory atau kemampuan mendengar, dan kinestetik. Dan hal tersebut harus disesuaikan pula dengan upaya penyeimbangan fungsi otak kiri dan otak kanan yang akan mengakibatkan proses renovasi mental, diantaranya membangun rasa percaya diri siswa. C. Pembelajaran yang kreatif Pembelajaran yang kreatif ialah pembelajaran yang menstimulasi siswa untuk mengembangkan gagasannya dengan memanfaat sumber belajar yang ada. Strategi mengajar untuk mengembangkan kreativitas siswa adalah 1. Memberi kebebasan pada siswa untuk mengembangkan gagasan dan pengetahuan baru. 2. Bersikap respek dan menghargai ide-ide siswa 3. Penghargaan pada inisiatif dan kesadaran diri siswa 4. Penekanan pada proses bukan penilaian hasil akhir karya siswa 5. Memberikan waktu yang cukup untuk siswa berpikir dan menghasilkan karya 6. Mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menggugah kreativitas 7. seperti “mengapa ”, “ bagaimana ”, “apa yang terjadi jika… ” dan bukan pertanyaan “apa”, “kapan” . Dengan demikian merumuskan suatu definisi bahwa berpikir kritis merupakan aktivitas berpikir secara relaktif dan rasional yang difokuskan pada penentuan apa yang harus diyakini atau dilakukan. Pembelajaran berpikir kritis erat kaitannya dengan berpikir kreatif. Apabila ketrampilan berpikir kritis dilakukan maka sebagian dari pembelajaran berpikir kreatif telah dijalani karena tahap pertama untuk melakukan ketrampilan berpikir kritis harus melalui ketrampilan berpikir kreatif. D. Pembelajaran yang efektif Pembelajaran yang efektif ialah pengajaran yang di kelola oleh guru yang setiap tindakannya dalam mengajar berakibat murid-murid nya menjadi/mencapai TIK. Hal ini dimungkinkan terjadi berkat para murid mau mencoba, para murid mau mengalami, para murid senang dan mau berbuat segala sesuatu yang mengarah pada tercapainya TIK yang telah di rumuskan sebelumnya . Pembelajaran efektif ini di perani oleh guru profesional yaitu guru yang mampu menciptakan kondisi-kondisi instruksional tertentu secara kondusif sedemikian rupa sehingga murid-murid nya merasa senang pada situasi yang baru dihadapinya. E. Pembelajaran yang menyenangkan Menurut hasil penelitian, konsentrasi yang tinggi terbukti meningkatkan hasil belajar. Dalam penelitian mengenai otak dan pembelajaran mengungkapkan fakta yang mengejutkan, yaitu apabila sesuatu dipelajari secara sungguh-sungguh dimana perhatian yang tinggi dari seorang tercurah maka struktur internal sistem syaraf kimiawi seseorang berubah. Di dalam diri seseorang tercipta hal-hal baru seperti jaringan syaraf baru, jalur elektris baru, asosiasi baru, dan koneksi baru. Dave Meier 200236 memberikan pengertian menyenangkan atau fun sebagai suasana belajar dalam keadaan gembira suasana gembira di sini bukan berarti suasana ribut, hura-hura, kesenangan yang sembrono dan kemeriahan yang dangkal. Ciri-ciri suasana belajar yang menyenangkan dan tidak menyenangkan di antaranya adalah sebagai berikut Ciri suasana belajar yang menyenangkan 1. Rileks 2. Bebas dari tekanan 3. Aman 4. Bangkitnya minat belajar 5. Adanya keterlibatan penuh 6. Perhatianpeserta didik tercurah 7. Lingkungan belajar yang menarik misalnya keadaan kelas terang, pengaturan tempat duduk leluasa untuk peserta didik bergerak 8. Bersemangat 9. Perasaan Gembira 10. Konsetrasi Tinggi F. Media dalam pembelajaran IPS 1. Obyektifitas Dalam memilih media perlu meminta saran atau pendapat dari teman sejawat, bukan berdasarkan kesenangan pribadi guru. 2. Program Pembelajaran Penentuan media bisa menunjang pencapaian tujuan program pembelajaran atau sesuai dengan pokok bahasan yang akan disampaikan. 3. Sasaran Program Sasaran program ini adalah siswa yang mengikuti proses pembelajaran, pada usia tertentu mereka memiliki kemampuan intelektual tertentu pula. 4. Situasi dan Kondisi Situasi dan kondisi ini berkaitan dengan sarana dan prasarana sekolah atau kelas ukuran ruangan, bangku, ventilasi dll dan situasi kondisi siswa jumlah siswa, motivasi, dll 5. Kualitas Teknik Kualiats teknik ini berkaitan kualitas gambar, rekaman audio maupun visual suara, atau alat Bantu lainnya. 6. Efektifitas dan Efisiensi Penggunaan Keefektifan menyangkut penyerapan informasi yang optimal oleh siswa, sedangkan efisiensi berkaitan dengan pengeluaran tenaga, waktu dan biaya seberapa mampu mencapai tujuan yang optimal. berdasarkan perkembangannya, media dapat digolongkan menjadi 1. Media yang bersifat umum dan tradisional Contohnya papan tulis, buku teks, majalah, buku rujukan dan lain lain. 2. Media yang bersifat canggih Contohnya radio, TV, VCD, tape recorder, OHP, LCD, dan lain lain. 3. Media yang bersifat inovatif Contohnya komputer, internet, permesinan yang memungkinkan belajar mandiri. BAB III PENUTUP Kesimpulan Dari Pembahasan yang telah diuraikan mengenai model-model pembelajaran IPS yang kreatif, inovatif dan menyenangkan dapat disimpulkan sebagai berikut 1. PAIKEM adalah singkatan dari Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan. Aktif dimaksudkan bahwa dalam proses pembelajaran guru harus menciptakan suasana sedemikian rupa sehingga siswa aktif bertanya, mempertanyakan, dan mengemukakan gagasan. 2. Aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan merupakan merupakan salah satu model pembelajaran yang ideal. Dengan metode Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan PAIKEM, siswa dapat mendapatkan ide-ide sendiri dalam pembelajaran berlangsung dengan pendekatan lingkungan sekitar 3. Dampak positif dari diterapkannya model PAIKEM yaitu siswa dapat terpacu sikap rasa keingintahuannya tentang sesuatu yang ada di lingkungannya. Saran Dari hasil pemikiran di atas maka dapat disarankan bahwa dalam rangka memberdayakan kemampuan bernalar siswa, para guru dapat mempertimbangkan untuk menerapkan model PAIKEM dan memvariasinya dalam pelaksanaannya sesuai kebutuhan. DAFTAR PUSTAKA BSNP, 2006. Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah. JakartaDepDikNas BSNP. 2007. Standar Nasional Pendidikan Indonesia untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Bafadal, Ibrahim. 2003. Manajemen Peningkatan Mutu Sekolah Dasar dari Sentralisasi menuju Desentralisasi. Jakarta Bumi Aksara. Purwanti, 2004. Pengantar Interaksi Belajar Mengajar dan Metodologi Pengajaran. Bandung Tarsito Sudjatmiko,2003. Belajar dan Rineka Cipta Umaedi 1999 Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Directorate Jenderal Pendidikan Dasar dan Menegah, Directorate Pendidikan Menengah Umum. Indonesia, Jakarta.
Tips mengajar dengan menyenangkan akan dibagikan untuk membantu guru dalam menciptakan suasana belajar yang lebih adalah jalan, aturan, atau sistem yang diterapkan oleh seorang pengajar dalam mengorganisasi dan mengatur lingkungan pembelajaran dengan sebaik-baiknya sehingga dapat menciptakan kesempatan bagi siswa untuk melakukan delapan tips mengajar yang dapat Anda simakMemanfaatkan TeknologiSalah satu mengajar yang menyenangkan adalah dengan memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran. Teknologi digunakan tidak hanya saat proses belajar mengajar online saja, namun pembelajaran offline juga bisa menggunakannya. Dengan menggunakan teknologi akan menciptakan suasana belajar yang yang dapat digunakan pada saat pembelajaran offline yaitu berupa smartboard, projector, dan media interaktif yang dapat didapatkan secara gratis maupun pada pembelajaran online, teknologi yang dapat digunakan oleh guru adalah laptop atau smartphone untuk dapat melaksanakan kegiatan aplikasi pembelajaran kini telah berkembang pesat sehingga dapat mendukung pembelajaran Melakukan VariasiDengan melakukan variasi metode mengajar akan memberikan pengaruh positif kepada para siswa. Berbagai hal seperti melakukan game akan membuat siswa semangat dalam belajar, game yang digunakan tentu berhubungan dengan materi pembelajaran dan melakukan diskusi dengan siswa. Hal tersebut akan membuat siswa menjadi aktif dan lebih memahami subjek InteraktifPembelajaran interaktif dapat diberikan dengan menampilkan animasi, powerpoint, video pembelajaran dan lain sebagainya. Dengan itu akan membantu guru agar materi yang disampaikan tidak Memberikan RewardGuru dapat memberikan reward atau apresiasi kepada siswa dengan memberikan hadiah. Hadiah diberikan kepada siswa yang berhasil menjawab pertanyaan kuis atau test harian di kelas. Dengan itu akan membuat siswa menjadi termotivasi dalam meningkatkan semangat belajar siswa dan tentunya membuat suasana belajar menjadi seru dan Menciptakan Lingkungan Kelas yang MenarikSuasana belajar menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan dalam mencapai tujuan pembelajaran. dengan lingkungan kelas yang ditata semenarik mungkin akan membuat siswa senang dan nyaman dalam Memberikan Pertanyaan pada SiswaGuru dapat memberikan pertanyaan kepada siswa dengan ditunjuk secara acak. Selain itu juga siswa dapat saling mengangkat tangannya untuk dapat menjawab pertanyaan terlebih dulu. Dengan itu akan menciptakan suasana kelas yang ramai dan Hindari Menggunakan Teknik Ajar yang SamaPembelajaran yang dilakukan setiap hari dengan cara atau teknik mengajar yang sama maka akan membuat siswa menjadi bosan dalam mengikuti kegiatan belajar Membuat Diskusi di KelasGuru dapat membuat kelompok kecil di dalam satu kelas dan menugaskan siswa untuk mendiskusikan sebuah materi yang telah disampaikan oleh guru. Kemudian siswa dapat memaparkan atau mempresentasikan kembali hasil diskusi di merupakan beberapa tips mengajar yang dapat Anda lakukan dalam proses pembelajaran di kelas untuk menciptakan suasana belajar yang asyik dan diri Anda sebagai Member untuk mendapatkan pelatihan GRATIS!Penulis Eka Susiyanti
Bukan rahasia lagi bahwa mengajar seringkali menjadi tugas yang sulit - terutama ketika Anda harus memotivasi siswa agar tetap tertarik pada suatu pelajaran. Namun dengan pendekatan yang tepat, mengajar dapat menjadi kegiatan yang menyenangkan dan menarik, baik bagi guru maupun siswa. Karena itu, cara mengajar yang menyenangkan dan tidak membosankan penting untuk kita ketahui. Seperti apa? Artikel terkait 7 Cara mempersiapkan metode belajar anak yang menyenangkan Dengan mengambil pendekatan kreatif untuk mengajar, Anda dapat menarik perhatian anak secara efektif dan memaksimalkan pengetahuan yang mereka peroleh dari pelajaran. Melalui penggabungan aktivitas, visual, dan teknologi ke dalam pelajaran, guru dapat menciptakan lingkungan belajar yang menarik dan membuat materi lebih menyenangkan untuk dipelajari. Dengan mengeksplorasi strategi ini, guru dapat membuat pelajaran lebih interaktif dan menyenangkan bagi semua orang yang terlibat. Berikut tips atau cara mengajar yang menyenangkan dan tidak membosankan. 1. Gamifikasi - Memasukkan elemen permainan ke dalam kelas agar lebih menarik dan menyenangkan. Gamifikasi adalah cara yang efektif untuk membuat pembelajaran lebih menyenangkan dan menarik bagi siswa. Dengan memasukkan elemen permainan ke dalam kelas, seperti poin, hadiah, dan papan peringkat, siswa cenderung tetap fokus dan termotivasi untuk berpartisipasi. Gamifikasi juga mendorong siswa untuk berinteraksi satu sama lain dan bekerja sama, menjadikan pengalaman belajar lebih kolaboratif. Selain itu, guru dapat menggunakan elemen permainan untuk menilai kemajuan siswa dan memberikan umpan balik, menjadikan proses pembelajaran lebih individual dan interaktif. 2. Pembelajaran Visual - Memasukkan visual ke dalam rencana pelajaran agar lebih mudah diingat. Pembelajaran Visual adalah cara yang efektif untuk membuat rencana pelajaran lebih menarik dan menyenangkan bagi siswa. Memasukkan visual ke dalam rencana pelajaran dapat membuat informasi lebih mudah diingat, karena memberi siswa representasi materi secara visual, membuatnya lebih mudah untuk mengingat fakta dan memahami konsep yang kompleks. Visual dapat digunakan untuk mengilustrasikan poin-poin penting, menyoroti informasi penting, atau memberikan konteks dan perspektif. Visual juga dapat digunakan untuk menambah elemen kreatif pada pelajaran, menjadikannya lebih menyenangkan dan merangsang. Memasukkan visual ke dalam rencana pelajaran dapat membuat pembelajaran lebih menarik, mengasyikkan, dan berkesan. 3. Pembelajaran Berbasis Proyek- Memungkinkan siswa mengerjakan proyek yang relevan dengan pelajaran dan minat mereka. Pembelajaran berbasis proyek memungkinkan siswa untuk mengeksplorasi topik dan ide yang menarik bagi mereka dan relevan dengan studi mereka. hal ini mendorong siswa untuk mengambil inisiatif dan berpikir kritis tentang proyek yang sedang mereka kerjakan. Jenis pembelajaran ini juga memungkinkan siswa untuk berkolaborasi dan memperoleh keterampilan interpersonal yang berharga saat mereka bekerja sama untuk menyelesaikan sebuah proyek. Selain itu, pembelajaran berbasis proyek dapat memberikan kesempatan bagi siswa untuk mempraktikkan pemecahan masalah, mengembangkan keterampilan penelitian, dan bahkan mengasah kemampuan presentasi kepada teman sekelas dan guru. 4. Pembelajaran Kolaboratif- Mendorong kerja kelompok untuk mendukung pembangunan tim dan kolaborasi. Pembelajaran kolaboratif adalah cara yang bagus untuk membuat siswa terlibat dan bekerja sama. Dengan mendorong kerja kelompok, Anda dapat membantu membangun rasa kohesi tim, yang penting untuk kolaborasi yang berhasil. Hal ini juga memungkinkan siswa untuk berbagi perspektif unik mereka, yang dapat menghasilkan pemahaman konsep yang lebih dalam. Anda dapat menyiapkan aktivitas pembelajaran kolaboratif seperti pembelajaran berbasis proyek, debat, pembelajaran berbasis inkuiri, dan banyak lagi. Dengan metode ini, guru lebih berperan sebagai fasilitator, membantu kelompok menemukan solusi, sementara siswa merasa memiliki pembelajaran mereka. Artikel terkait 5 Contoh Interaksi Sosial Kerjasama, Penting Diajarkan pada Si Kecil! 5. Pembelajaran Berbasis Inkuiri- Meminta siswa mengajukan pertanyaan dan mengeksplorasi jawaban di luar kuliah standar. Pembelajaran berbasis inkuiri adalah cara yang bagus untuk melibatkan siswa di kelas dan mendorong pertumbuhan mereka sebagai pembelajar mandiri. Metode ini mendorong mahasiswa untuk bertanya dan menggali jawaban di luar perkuliahan standar. Dengan membiarkan siswa mengeksplorasi minat dan keingintahuan mereka, guru dapat memfasilitasi lingkungan berpikir kritis dan pemecahan masalah. Pembelajaran berbasis inkuiri juga memungkinkan guru untuk mendapatkan wawasan tentang cara siswa berpikir dan mendekati pembelajaran. Hal ini mendorong siswa untuk kreatif dan mengeksplorasi ide-ide mereka sendiri, bukan hanya mengandalkan masukan dari guru. Selain itu, pembelajaran berbasis inkuiri dapat membantu siswa mengembangkan kepercayaan diri dan keterampilan yang mereka butuhkan untuk menjadi pembelajar mandiri. 6. Instruksi Dibedakan- Mengadaptasi kurikulum untuk memenuhi kebutuhan semua siswa. Instruksi yang dibedakan adalah metode pengajaran yang melibatkan penyesuaian kurikulum untuk memenuhi kebutuhan semua siswa. Dengan menyesuaikan pelajaran dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing siswa, instruksi yang berbeda memungkinkan guru melibatkan siswa dalam pembelajaran yang bermakna dan relevan. Strategi pengajaran yang berbeda termasuk memecah pelajaran menjadi potongan-potongan yang dapat dikelola, memberikan opsi bagaimana siswa dapat mendemonstrasikan pembelajaran, dan menawarkan beberapa jalur akses ke tujuan yang sama. Pendekatan ini sangat bermanfaat bagi siswa dengan gaya belajar yang berbeda, kebutuhan khusus, atau latar belakang bahasa. Hal ini juga berguna di ruang kelas besar dengan berbagai kemampuan, yang memungkinkan guru untuk melibatkan semua siswa dalam pembelajaran. 7. Experiential Learning- Memungkinkan siswa untuk belajar melalui pengalaman langsung. Experiential learning adalah alat pendidikan yang ampuh yang memungkinkan siswa untuk belajar melalui pengalaman langsung. Jenis pembelajaran ini melibatkan siswa dalam kegiatan seperti kunjungan lapangan, simulasi, proyek, dan latihan pemecahan masalah. Ini memberi siswa kesempatan untuk menjelajahi dunia di sekitar mereka dan menerapkan pengetahuan mereka sendiri ke situasi dunia nyata. Experiential learning juga memiliki keunggulan karena jauh lebih menarik daripada metode pengajaran tradisional, sehingga lebih mudah bagi siswa untuk tetap fokus dan termotivasi di dalam kelas. 8. Teknologi- Mengintegrasikan teknologi ke dalam rencana pelajaran agar lebih mudah diakses. Mengintegrasikan teknologi ke dalam rencana pembelajaran adalah cara yang bagus untuk menjadikan pembelajaran lebih menyenangkan dan mudah diakses. Teknologi dapat digunakan dalam berbagai cara yang berbeda, seperti menyediakan alat bantu pembelajaran visual, kegiatan interaktif, dan simulasi. Teknologi juga dapat membantu siswa untuk tetap terlibat dengan materi, serta membantu mereka memahami konsep dengan lebih cepat. Selain itu, teknologi dapat memudahkan untuk menilai kemajuan siswa dan memberikan umpan balik instan kepada siswa. Dengan menggunakan teknologi di kelas, guru dapat menciptakan pengalaman belajar yang menarik dan interaktif yang pasti akan membuat siswa tetap terlibat dan tertarik. Mengajar harus menyenangkan dan menarik bagi guru dan siswa. Dengan memasukkan metode interaktif yang menyenangkan ke dalam kurikulum, guru dapat membuat pembelajaran menjadi lebih menyenangkan, mengurangi kebosanan di kelas, dan membantu siswa memperoleh lebih banyak pengetahuan. Penting bagi guru untuk tetap kreatif dan mengikuti perkembangan metode pengajaran terbaru, karena hal ini dapat membantu mereka menciptakan lingkungan belajar yang efektif. Baca juga Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.
cara mengajar ips yang menarik dan menyenangkan